<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>My Words</title>
	<atom:link href="http://ariftsyam.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ariftsyam.wordpress.com</link>
	<description>You Are What You Read, Write and Hang Out With</description>
	<lastBuildDate>Mon, 10 Mar 2008 07:15:50 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='ariftsyam.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/75d887f3e7656b08e77354e66f835989?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>My Words</title>
		<link>http://ariftsyam.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>God Willingness?</title>
		<link>http://ariftsyam.wordpress.com/2008/03/10/god-willingness/</link>
		<comments>http://ariftsyam.wordpress.com/2008/03/10/god-willingness/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2008 07:15:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ariftsyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Family]]></category>
		<category><![CDATA[Insight]]></category>
		<category><![CDATA[Love]]></category>
		<category><![CDATA[Religious]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ariftsyam.wordpress.com/2008/03/10/god-willingness/</guid>
		<description><![CDATA[In recent days, especially in my country, Indonesia, the press covered a lot and
getting hot the divorce trial of Ariel ‘Peter Pan’ (a name of a group band) and his wife. Nothing is interested, actually. Because, as other artists’ divorce process, the reason
is clise.
But, there is something that has intrigue my  attention. It comes [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariftsyam.wordpress.com&blog=1746950&post=19&subd=ariftsyam&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>In recent days, especially in my country, Indonesia, the press covered a lot and<br />
getting hot the <a href="http://www.shvoong.com/tags/divorce/" class="tags">divorce</a> trial of Ariel ‘Peter Pan’ (a name of a group band) and his wife. Nothing is interested, actually. Because, as other artists’ divorce process, the reason<br />
is clise.</p>
<p>But, there is something that has intrigue my  attention. It comes from a statement of an old women who <a href="http://www.shvoong.com/tags/claimed/" class="tags">claimed</a> that this divorce <a href="http://www.shvoong.com/tags/process/" class="tags">process</a> is just God’s willingness. God’s willingness? Is it? Is it true that God want this <a href="http://www.shvoong.com/tags/couple/" class="tags">couple</a> to be apart?</p>
<p>The ‘God’s willingness’ is truly a theme that will trigger a long-long discussion, even it could be a never-ending debat. But, the simple question is, “God, the Equitable and Most Justice, want a separation of a couple who has a little-funny girl?” Isn’t it weird, right?</p>
<p>What I do believe is just that pairing/marriage is in God’s hand, but not the divorce! Someone could do a mistaken as choosing husband or <a href="http://www.shvoong.com/tags/wife/" class="tags">wife</a> when they married and then claimed that they are not an idol couple that they have to the divorce way. However, it should be clarify how was the process of their marriage. Have they do the process as God’s willing? If not, don’t say the divorce is the God’s willingness! Period!</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ariftsyam.wordpress.com/19/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ariftsyam.wordpress.com/19/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ariftsyam.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ariftsyam.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ariftsyam.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ariftsyam.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ariftsyam.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ariftsyam.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ariftsyam.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ariftsyam.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ariftsyam.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ariftsyam.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariftsyam.wordpress.com&blog=1746950&post=19&subd=ariftsyam&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ariftsyam.wordpress.com/2008/03/10/god-willingness/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/71039e3b7445bac170a1b4d2b2265dfc?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">rif</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kulit Ketupat Yang Terkoyak</title>
		<link>http://ariftsyam.wordpress.com/2007/10/04/kulit-ketupat-yang-terkoyak/</link>
		<comments>http://ariftsyam.wordpress.com/2007/10/04/kulit-ketupat-yang-terkoyak/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Oct 2007 04:12:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ariftsyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Insight]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ariftsyam.wordpress.com/2007/10/04/kulit-ketupat-yang-terkoyak/</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya halaman ini tidak putih lagi. Akhirnya aku goreskan lagi pena ini di sini. Kebetulan tulisan terakhir tepat pada Ramadhan 2006, dan sekarang masih Ramadhan juga. Setahun sudah! Setahun itu pula banyak kejadian pada diriku pribadi yang membuat diri ini, Insya Allah, makin matang meretas jala-jala kehidupan.
Setahun lalu, setelah aku buka tulisan terakhir itu, aku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariftsyam.wordpress.com&blog=1746950&post=17&subd=ariftsyam&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Akhirnya halaman ini tidak putih lagi. Akhirnya aku goreskan lagi pena ini di sini. Kebetulan tulisan terakhir tepat pada Ramadhan 2006, dan sekarang masih Ramadhan juga. Setahun sudah! Setahun itu pula banyak kejadian pada diriku pribadi yang membuat diri ini, Insya Allah, makin matang meretas jala-jala kehidupan.<br />
Setahun lalu, setelah aku buka tulisan terakhir itu, aku menulis mengenai ujian hidup yang sebenarnya. Yaitu, ujian setelah Ramadhan, bukan pada saat Ramadhan. Itulah ujian sejati! Dan setelah aku ingat-ingat, sepanjang kilasan waktu dari Ramadhan 1427 ke Ramadhan 1428 ini, alhamdulilah aku mengalami peningkatan, meskipun sedikit. Tapi, ada juga beberapa kemunduran. Tak apalah. Toh, manusia tetap harus maju meski ada yang tercecer bukan?<br />
Untungnya aku masih punya jari-jari yang masih sehat untuk mengetuk tuts-tuts keyboard ini. Kalau pun tidak, aku yakin berbagai kemajuan teknologi sekarang ini akan bisa menumpahkan segala pemikiran kita ke media-media yang ada. Dengan kata lain, tak ada alasan untuk tidak bersuara!<br />
Apalagi ketidakadilan masih tetap merambah di mana-mana. Dan terakhir, kemarin, aku baca, lihat dan dengar ketidakadilan itu terjadi di Rusun Pulomas. Entah setan mana yang masih berkeliaran di bulan Ramadhan ini sehingga mampu merusak otak petinggi-petinggi dan kroco-kroco Trantib serta staf pengembang Rusun itu. Dengan tanpa belas-kasihan mereka merangsek, melibas dan menghajar para penghuni Rusun tersebut untuk keluar dari kediaman mereka.<br />
Seperti tak ada waktu lain yang lebih tepat, seperti tak ada sinar di nurani mereka sehingga mampu mengusir para penghuni Rusun menjelang hari kemenangan Idul Fitri yang tinggal beberapa hari lagi. Baahhhhhh!!! Allah tak adakah keadilan yang bisa Kau tunjukkan pada kami?<br />
Sementara beberapa hari sebelumnya, tersebar berita seorang petinggi Komisi Yudisial yang tertangkap basah melakukan sesuatu yang seharusnya ia hindari. Terlepas apakah dia bersalah atau tidak, hati ini benar-benar gundah.<br />
Bagaimana tidak? Tokoh satu itu didaulat, setelah melalui bebagai tes dari para anggota yang terhormat di DPR sana, untuk menjaga wibawa hukum, tapi kenapa harus melanggar hukum? Rupanya hukum di negeri benar-benar sedang dipenjara oleh dirinya sendiri!!!<br />
Namun, setelah mengingat-ingat bebarpa saat, aku pun tersadar, bukankah DPR kita memang selama ini bisa &#8216;dibeli&#8217;? Bukankah sesuatu bisa lolos dan keluar sebagai pemenang dari DPR hanya dengan lembaran-lembaran rupiah? Baaah!!! Allah tak adakah keadilan yang bisa Kau tunjukkan pada kami?<br />
Astaghfirullah &#8230; inilah gunanya Ramadhan. Inilah kenapa Allah menurunkan ayat tentang shaum yang hanya ditujukan kepada orang-orang beriman saja. Yang tidak beriman, tidaklah dianjurkan untuk shaum. Itulah kenapa, meski, katanya selama Ramadhan semua setan dan iblis dibelenggu tapi masih saja ada ketidakadilan itu.<br />
Masih terbayang betapa ngerinya hari-hari ke depan bagi mereka yang ada di Rusun Pulomas sana. Bagaimana mereka merayakan hari-hari kemenangan? Bagaimana dengan ketupat-ketupat mereka yang mungkin masih berbentuk daun-daun hijau pohon kelapa belum sempat mereka sulam?<br />
Allah lindungi mereka, kasihi mereka, beri mereka kemenangan di dalam hati sehingga mereka bisa tetap menyulam ketupat meskipun sudah terkoyak!</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ariftsyam.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ariftsyam.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ariftsyam.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ariftsyam.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ariftsyam.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ariftsyam.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ariftsyam.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ariftsyam.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ariftsyam.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ariftsyam.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ariftsyam.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ariftsyam.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariftsyam.wordpress.com&blog=1746950&post=17&subd=ariftsyam&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ariftsyam.wordpress.com/2007/10/04/kulit-ketupat-yang-terkoyak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/71039e3b7445bac170a1b4d2b2265dfc?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">rif</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ai_zeus blog: Another Night With Techno</title>
		<link>http://ariftsyam.wordpress.com/2007/01/16/ai_zeus-blog-another-night-with-techno/</link>
		<comments>http://ariftsyam.wordpress.com/2007/01/16/ai_zeus-blog-another-night-with-techno/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Jan 2007 09:20:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ariftsyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Words of Friends]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ariftsyam.wordpress.com/2007/01/16/ai_zeus-blog-another-night-with-techno/</guid>
		<description><![CDATA[ai_zeus blog: Another Night With Techno
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariftsyam.wordpress.com&blog=1746950&post=16&subd=ariftsyam&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://andri-f.blogspot.com/2006/11/another-night-with-techno.html">ai_zeus blog: Another Night With Techno</a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ariftsyam.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ariftsyam.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ariftsyam.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ariftsyam.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ariftsyam.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ariftsyam.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ariftsyam.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ariftsyam.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ariftsyam.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ariftsyam.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ariftsyam.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ariftsyam.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariftsyam.wordpress.com&blog=1746950&post=16&subd=ariftsyam&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ariftsyam.wordpress.com/2007/01/16/ai_zeus-blog-another-night-with-techno/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/71039e3b7445bac170a1b4d2b2265dfc?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">rif</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ujian Itu Justru Baru Dimulai</title>
		<link>http://ariftsyam.wordpress.com/2006/10/31/ujian-itu-justru-baru-dimulai/</link>
		<comments>http://ariftsyam.wordpress.com/2006/10/31/ujian-itu-justru-baru-dimulai/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Oct 2006 08:24:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ariftsyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Religious]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ariftsyam.wordpress.com/2006/10/31/ujian-itu-justru-baru-dimulai/</guid>
		<description><![CDATA[Suara Rendra begitu aku kenal. Tanpa sosoknya pun rasanya kita dengan mudah mengenal suara Maestro itu. Jadi, ketika suaranya muncul sebagai narrator iklan layanan masyarakat sebuah produk di TV dalam rangka Idul Fitri tahun ini, sudah tak terlalu asing bagiku.
Sudah lama tak mendengar suaranya (terakhir malah ketika ia berpidato saat menerima Penghargaan Achmand Bakrie Agustus [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariftsyam.wordpress.com&blog=1746950&post=15&subd=ariftsyam&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Suara Rendra begitu aku kenal. Tanpa sosoknya pun rasanya kita dengan mudah mengenal suara Maestro itu. Jadi, ketika suaranya muncul sebagai narrator iklan layanan masyarakat sebuah produk di TV dalam rangka Idul Fitri tahun ini, sudah tak terlalu asing bagiku.<br />
Sudah lama tak mendengar suaranya (terakhir malah ketika ia berpidato saat menerima Penghargaan Achmand Bakrie Agustus lalu – saat aku jadi crew EO acara itu). Sungguh sangat menenangkan.<br />
Tapi, ketika menyimak apa yang ia lontarkan dari mulutnya, aku sedikit terhenyak. “Sudah berapa Ramadhan yang kita lalui … sudah berapa maaf yang kita minta ? “<br />
Ya, rasanya memang keterlaluan! Sudah belasan bahkan mungkin puluhan kali kita bertemu Ramadhan dan bermaaf-maafan saat Idul Fitri. Tapi, ternyata dari tahun ke tahun ukhuwah/hubungan kita dengan sesama dan dengan Yang Khalik sepertinya begitu-begitu saja.<br />
Jadi apa artinya maaf-maafan? Apa artinya kita berlatih mengendalikan emosi dan nafsu selama sebulan setiap tahun? Aku membathin.<br />
Ah … dengan suara Rendra itu aku jadi makin tersentak. Bahkan, seperti dihempaskan dari atas ke lantai hingga aku pun merenung ketimbang kesakitan karena hempasan itu.<br />
Pikiran setanku pun segera memberi angin, “Ah, banyak juga orang bersikap serupa tapi mereka toh tetap bisa menjalani hidup ini dengan sukses?” Pikiran malaikatku membantah, “Kehidupan orang tidaklah seharusnya menjadi barometer kehidupan diri sendiri.”<br />
Aku kembali merenung. Hingga akhirnya aku teringat kata-kata Aa Gym bahwa barometer sukses seorang muslim adalah apakah hari ini kita lebih baik dari hari kemarin, dan apakah besok kita akan menjadikannya lebih baik dari hari ini.<br />
Hmm … daily parameter, boleh juga. Dan rasanya bukan hanya untuk soal keimanan, untuk soal kerja bisa juga nih.<br />
Lalu aku berpikir lagi, Ramadhan memang seharusnya jadi paremeter keimanan kita dari tahun ke tahun. Lucunya kebanyakan dari kita menjadikannya hanya sebagai bulan pembersihan diri atau, parahnya lagi, istirahat. Sebulan bersih atau rehat, 11 bulan lainnya … ya back to basic! Bah!?<br />
Karena itu, pas sekali kalimat Rendra di iklan layanan masyarakat itu. Dengan berkali-kali kita berlatih dan berkali-kali minta maaf sepertinya kita bermain-main dengan Allah.<br />
Bayangkan, betapa kita termasuk orang-orang yang tak pandai bersyukur? Padahal tak terhitung hidayah dan berkah yang diberikan-Nya setiap detik, menit, jam, hari, bulan dan tahun? Padahal belum tentu kita bertemu kembali Ramadhan berikutnya?<br />
Lantas aku pun berpikir, sebenarnya ujian yang sesungguh-sungguhnya adalah 11 bulan kemudian setelah Ramadhan hingga kita bertemu kembali Ramadhan. Bukan saat kita menahan rasa lapar, haus, nafsu atau emosi selama sebulan. Ya, ini memang bukan ujian yang ringan. Apalagi dengan kehidupan seperti di Indonesia ini dengan segala tetek-bengek persoalan yang multi-dimensi yang tak ada habisnya.<br />
Aku sekarang jadi lebih paham kenapa Rasulullah begitu sedih dan menyebut-nyebut : “ummati … ummatiii … ummatiii …” saat ia sedang sekarat. Konon, itu merupakan gambaran betapa berat ujian yang akan dihadapi oleh ummatnya sepeninggalnya. Dan kalau tak salah, ia pernah bersabda bahwa ummatnya yang kelak hidup tanpa kehahiran dirinya nilai tawakalnya lebih baik ketimbang ummatnya yang hidup di zamannya.<br />
Hmmm … sementara apa yang kita lakukan saat ini? Kembali lagi ke kalimat Rendra …. : Sudah berapa Ramadhan yang kita lalui? Sudah berapa maaf yang kita minta? … Dan kita masih begini-gini saja? Yang terakhir ini dari bathinku sendiri.*</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ariftsyam.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ariftsyam.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ariftsyam.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ariftsyam.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ariftsyam.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ariftsyam.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ariftsyam.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ariftsyam.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ariftsyam.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ariftsyam.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ariftsyam.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ariftsyam.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariftsyam.wordpress.com&blog=1746950&post=15&subd=ariftsyam&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ariftsyam.wordpress.com/2006/10/31/ujian-itu-justru-baru-dimulai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/71039e3b7445bac170a1b4d2b2265dfc?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">rif</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Iklan Tidak Etis Jelang Buka Puasa</title>
		<link>http://ariftsyam.wordpress.com/2006/10/10/iklan-tidak-etis-jelang-buka-puasa/</link>
		<comments>http://ariftsyam.wordpress.com/2006/10/10/iklan-tidak-etis-jelang-buka-puasa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Oct 2006 07:54:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ariftsyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ad-TV]]></category>
		<category><![CDATA[Religious]]></category>
		<category><![CDATA[Social]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ariftsyam.wordpress.com/2006/10/10/iklan-tidak-etis-jelang-buka-puasa/</guid>
		<description><![CDATA[Dunia pertelevisian kita belakangan ini makin marak. Mulai dari stasiun TV baru &#8211; baik cakupan nasional maupun lokal &#8211; TV Berbayar (Pay TV), merger TV-TV lama hingga investor baru di stasiun TV lama. Semua menunjukkan betapa TV memang sebuah industri yang menjanjikan untuk sebuah investasi dalam jumlah besar dan jangka panjang.
Karena itu produk-produk saling berlomba [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariftsyam.wordpress.com&blog=1746950&post=14&subd=ariftsyam&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Dunia pertelevisian kita belakangan ini makin marak. Mulai dari stasiun TV baru &#8211; baik cakupan nasional maupun lokal &#8211; TV Berbayar (Pay TV), merger TV-TV lama hingga investor baru di stasiun TV lama. Semua menunjukkan betapa TV memang sebuah industri yang menjanjikan untuk sebuah investasi dalam jumlah besar dan jangka panjang.<br />
Karena itu produk-produk saling berlomba beriklan di TV-TV yang memiliki program-program terbaik (bukan lagi hanya karena <i>timing</i>-nya/<i>primetime</i>). Termasuk di saat Ramadhan seperti sekarang ini. Begitu banyak produk yang iklannya disesuaikan dengan suasana Ramadhan atau Lebaran.<br />
Sayangnya, sekali lagi sayangnya, ada saja pihak-pihak produsen yang kebablasan dalam membuat/menciptakan sebuah iklan di bulan yang suci ini. Maka lahirlah iklan yang memang diciptakan untuk ditempatkan jelang buka puasa yang tidak etis.<br />
Ada beberapa produk yang tak perlu saya sebutkan di sini (silakan simak saja setiap maghrib di beberapa stasiun TV &#8211; RCTI dan SCTV yang pernah saya lihat) dengan sengaja memasukkan materi tabuhan bedug intro dan sepenggal kalimat pertama adzan maghrib &#8211; kata-kata &#8220;Allahu Akbar&#8221; sebagai materi pokok iklan produk mereka.<br />
Tujuan iklan ini jelas, untuk mengucapkan &#8220;selamat berbuka puasa&#8221;. Tapi, caranya? Apa tidak ada cara lain yang lebih etis dan elegant ketimbang memakai materi tabuhan bedug intro dan sepenggal adzan?<br />
Bukankah, tabuhan bedug dan adzan maghrib adalah bagian dari yang sakral dari sebuah ibadah yang namanya shalat &#8211; khusus selama Ramadhan, juga sebagai pertanda berbuka puasa?<br />
Sepertinya produsen produk tersebut sudah menghalalkan segala cara untuk sekadar menarik perhatian konsumennya melalui iklan seperti itu. Padahal kenyataannya adalah bahwa iklan ini seperti &#8216;meledek&#8217; orang yang sedang menunggu waktu berbuka puasa. Sebab, iklan tersebut diputar berulang-ulang beberapa menit (sekitar 2-3 menit) sebelum adzan sebenarnya berkumandang. Bagi mereka yang sedang &#8217;sekarat&#8217; menunggu adzan maghrib bukan tidak mungkin akan menyangka iklan ini adalah tanda berbuka puasa. Sebaliknya, kalau adzan yang sebenarnya berkumandang, kita pun jadi agak ragu, apakah ini adzan atau bagian dari iklan?<br />
Dari sisi kreatif iklan, tentu ini merupakan bentuk kreatifitas paling rendah. Karena, iklan ini tidak punya konsep iklan yang ajeg dan jelas. Iklan seperti ini hanya mengambil gampangnya saja tanpa memikirkan efeknya terhadap esensi adzan itu sendiri.<br />
Yang patut disayangkan juga adalah pihak-pihak yang seharusnya menjadi polisi dalam hal-hal seperti ini, seperti MUI atau lembaga lainnya (mungkin termasuk ormas-ormas yang selama ini dikenal &#8216;galak&#8217; terhadap segala bentuk pelecehan terhadap unsur-unsur Islami) terkesan adem-ayem saja.<br />
Parahnya lagi, stasiun TV yang menerima iklan seperti ini juga tampaknya meloloskan begitu saja. Mungkin, (apalagi?), pertimbangannya soal bisnis. &#8220;You ada uang, silakan masuk!&#8221; Entahlah.<br />
Yang jelas, saya pribadi sangat terganggu dengan iklan seperti ini yang sayangnya saya baru &#8216;ngeh&#8217; setelah melewati lebih dari seminggu puasa (karena saya jarang berbuka di rumah atau di tempat yang ada TV-nya akibat tuntutan pekerjaan.)<br />
Semoga saja dengan tulisan saya ini ada pihak-pihak yang tergerak untuk mempertimbangkan lagi bentuk iklan-iklan yang etis atau tidak etis jelang berbuka puasa. Bukan juga berarti pendapat saya benar adanya, tapi mudah-mudahan hati saya bersih dari segala syak-wasangka atau kepentingan produk tertentu atau apa pun namanya yang bertujuan merugikan satu atau beberapa pihak.<br />
Saya hanya mengkhawatirkan, kalau adzan saja sudah bisa dijadikan &#8216;materi&#8217; iklan sehingga iklannya tidak etis seperti ini, apalagi bagian dari unsur-unsur Islam yang akan dikomersilkan di masa mendatang? Semoga saja ini tidak terjadi, dan semoga preseden buruk seperti iklan-iklan tidak etis jelang buka puasa ini bisa diredam sampai titik nol!</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ariftsyam.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ariftsyam.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ariftsyam.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ariftsyam.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ariftsyam.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ariftsyam.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ariftsyam.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ariftsyam.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ariftsyam.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ariftsyam.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ariftsyam.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ariftsyam.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariftsyam.wordpress.com&blog=1746950&post=14&subd=ariftsyam&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ariftsyam.wordpress.com/2006/10/10/iklan-tidak-etis-jelang-buka-puasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/71039e3b7445bac170a1b4d2b2265dfc?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">rif</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sudden-death Dalam Pendidikan Kita</title>
		<link>http://ariftsyam.wordpress.com/2006/06/26/sudden-death-dalam-pendidikan-kita/</link>
		<comments>http://ariftsyam.wordpress.com/2006/06/26/sudden-death-dalam-pendidikan-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Jun 2006 04:58:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ariftsyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Sport]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ariftsyam.wordpress.com/2006/06/26/sudden-death-dalam-pendidikan-kita/</guid>
		<description><![CDATA[Rupanya pola pendidikan kita belum lebih maju dari era pemerintahan terdahulu. Bayangkan saja, Menteri Pendidikan saat ini saja sampai terinspirasi dari World Cup yang lagi heboh. Terinspirasi apanya?
Bagi kalian yang gemar nonton sepakbola tentu tidak asing dengan istilah ‘sudden-death’! Istilah ini dipakai pada pertandingan sepakbola yang mengalami perpanjangan waktu akibat belum ada tim yang pantas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariftsyam.wordpress.com&blog=1746950&post=13&subd=ariftsyam&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Rupanya pola pendidikan kita belum lebih maju dari era pemerintahan terdahulu. Bayangkan saja, Menteri Pendidikan saat ini saja sampai terinspirasi dari World Cup yang lagi heboh. Terinspirasi apanya?<br />
Bagi kalian yang gemar nonton sepakbola tentu tidak asing dengan istilah ‘sudden-death’! Istilah ini dipakai pada pertandingan sepakbola yang mengalami perpanjangan waktu akibat belum ada tim yang pantas jadi juara. Nah, tim mana pun yang berhasil menyarangkan bola ke gawang lawan dalam proses perpanjangan waktu itu, maka dialah yang berhak jadi juara.<br />
Dengan kata lain, sejago apa pun, sekuat apa pun atau meski sepanjang pertandingan tim itu hampir menguasai bola, tapi kalau sudah kecolongan gol pada perpanjangan waktu maka tamatlah riwayatnya saat itu juga!<br />
Sudden-Death!!! Mati mendadak, begitu mungkin terjemahan kasarnya. Karena nila setitik rusak susu sebelanga. Begitu mungkin kata pribahasa.<br />
Nah, Sudden-Death inilah yang rupanya menginspirasi Menteri Pendidikan kita. Jadi, sepintar apa pun, secerdas apa pun, sejuara apa pun seorang siswa selama tiga tahun dia belajar, atau perguruan tinggi mana pun yang sudah memanggil dia berkat prestasinya selama tiga tahun belajar, tapi kalau tidak lulus yang namanya Ujian Akhir Siswa (UAS) Nasional, tamatlah riwayatnya!<br />
<a href="http://photos1.blogger.com/blogger/3338/1519/1600/UAS-2.jpg"><img src="http://photos1.blogger.com/blogger/3338/1519/320/UAS-2.jpg" style="float:right;margin:0 0 10px 10px;" border="0" /></a><br />
Hmmm … aku pun berpikir bakal jadi apa generasi yang dibina dengan pola pendidikan seperti ini di masa mendatang? Akankah mereka jadi orang yang mampu memimpin bangsa ini nantinya? Betulkah prestasi seseorang hanya diukur dari sebuah ujian beberapa jam? Bukankah era saat ini adalah eranya EQ bukan lagi hanya IQ? Bahkan ada kecendrungan sekarang sudah beranjak lagi ke era ESQ. Departemen Pendidikan kita masih men-dewakan IQ – dengan menilai siswa dari hanya menguji mata pelajaran dalam beberapa jam? Dan banyak lagi pertanyaan yang menumpuk di kepala ini yang sangat mengganggu.<br />
Apakah ini hanya kekhawatiranku yang berlebih? Rasanyat tidak juga. Sebab, seorang psikolog anak sekaliber Kak Seto pun cemas dengan kondisi ini. Ia bilang, anak-anak akan lebih focus pada UAS ketimbang prestasi sesungguhnya dalam belajar. Aku setuju dengan Kak Seto. Ini yang disebut focus pada hasil bukan pada proses. Akibat buruknya segala cara akan dihalalkan nantinya. Oalaaahh …<br />
Tak heran kalau sekarang banyak pejabat mengambil sikap seperti itu juga. Jangan-jangan dulu mereka saat sekolah …. Ah, jangan berprasangka buruk!<br />
Kembali lagi ke system Sudden-Death! Aku paling tidak suka dengan system ini. Makanya kalau ada pertandingan sepakbola yang lantas terpaksa harus diperpanjang waktunya dan harus menerapkan system Sudden-Death, malas aku nontonnya. Sebab itu sudah adu nasib. Adu nasib artinya untung-untungan. Hahhh .. persetan dengan untung-untungan!!!<br />
Pendidikan itu bukan untung-untungan! Makanya aku tidak pernah mau 100% menyerahkan pendidikan anakku pada sekolah. Di mana pun dia sekolah nantinya. Bagi aku, guru terbaik seorang anak tetaplah orangtuanya. Bagaimana orangtua begitulah si anak. Apalagi pola pendidikan kita masih seperti ini, bah, jangan pernah salahkan anak kalau kita sendiri tidak bisa mendidik mereka di rumah.<br />
<a href="http://photos1.blogger.com/blogger/3338/1519/1600/tebak.gif"><img src="http://photos1.blogger.com/blogger/3338/1519/320/tebak.gif" style="float:left;margin:0 10px 10px 0;" border="0" /></a><br />
So, persetan dengan Sudden-Death. Persetan dengan Ujian Nasional! Bagi aku kualitas anakku nantinya bukan hanya ditentukan oleh deretan angka-angka di rapornya atau ijazahnya. Aku lebih percaya dengan kecerdasannya saat ia berdiskusi dengan aku soal apa pun atau kalau perlu adu kekuatan otak dalam bermain catur. Dan juga bagaimana ia pintar mengatur waktu (time management) antara bermain, beribadah dan belajar. Itu yang namanya generasi penuh potensi!!!</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ariftsyam.wordpress.com/13/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ariftsyam.wordpress.com/13/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ariftsyam.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ariftsyam.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ariftsyam.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ariftsyam.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ariftsyam.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ariftsyam.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ariftsyam.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ariftsyam.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ariftsyam.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ariftsyam.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariftsyam.wordpress.com&blog=1746950&post=13&subd=ariftsyam&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ariftsyam.wordpress.com/2006/06/26/sudden-death-dalam-pendidikan-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/71039e3b7445bac170a1b4d2b2265dfc?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">rif</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://photos1.blogger.com/blogger/3338/1519/320/UAS-2.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://photos1.blogger.com/blogger/3338/1519/320/tebak.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Andai Sepak Bola Itu Agama</title>
		<link>http://ariftsyam.wordpress.com/2006/06/09/andai-sepak-bola-itu-agama/</link>
		<comments>http://ariftsyam.wordpress.com/2006/06/09/andai-sepak-bola-itu-agama/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Jun 2006 12:59:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ariftsyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Insight]]></category>
		<category><![CDATA[Religious]]></category>
		<category><![CDATA[Sport]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ariftsyam.wordpress.com/2006/06/09/andai-sepak-bola-itu-agama/</guid>
		<description><![CDATA[
Hmmm &#8230; apa jadinya ya kalau sepakbola itu adalah sebuah agama? Yang pasti akan terjadi adalah bahwa Agama Sepakbola adalah yang paling besar penganutnya di muka bumi ini (bahkan kalau mungkin game yang pernah diciptakan itu dianggap sebagai planet, maka berarti di planet game pun sepakbola punya penganut terbesar).
Sebagai sebuah agama tentu  sepakbola harus [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariftsyam.wordpress.com&blog=1746950&post=12&subd=ariftsyam&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://photos1.blogger.com/blogger/3338/1519/1600/world%20cup.jpg"><img src="http://photos1.blogger.com/blogger/3338/1519/320/world%20cup.jpg" style="float:left;margin:0 10px 10px 0;" border="0" /></a><br />
Hmmm &#8230; apa jadinya ya kalau sepakbola itu adalah sebuah agama? Yang pasti akan terjadi adalah bahwa Agama Sepakbola adalah yang paling besar penganutnya di muka bumi ini (bahkan kalau mungkin game yang pernah diciptakan itu dianggap sebagai planet, maka berarti di planet game pun sepakbola punya penganut terbesar).<br />
Sebagai sebuah agama tentu  sepakbola harus ada yang dituhankan. Hmmm &#8230; siapa yang pantas ya? Pele? Franz Beckenbeuer? Johan Cryuff? Paolo Rossi? Atau Maradona yang sudah terlanjur dituduh memiliki &#8216;tangan tuhan&#8217;? Tapi, beberapa hari lalu jam tangannya disita poiisi tuh?<br />
Pasti tidak seragam orang memilih tuhan di agama sepakbola ini. Dan apakah harus pemain atau pelatih? Karena banyak pelatih yang punya andil sangat besar atas keberhasilan pemain-pemain sepakbola dunia. Seorang Gus Hiddink pun diperebutkan gara-gara berhasil membawa Korea Selatan melaju ke babak-final Piala Dunia episode empat tahun lalu.<br />
Hmmm &#8230; susah juga ya??? Tapi &#8230; ah, aku tahu! Tuhan sepakbola hanya ada satu! Dia bukan manusia apalagi binatang.<br />
Tuhan sepakbola adalah UANG!<br />
<a href="http://photos1.blogger.com/blogger/3338/1519/1600/money.jpg"><img src="http://photos1.blogger.com/blogger/3338/1519/320/money.jpg" style="float:left;margin:0 10px 10px 0;" border="0" /></a><br />
WELCOME WORLD CUP!!!</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ariftsyam.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ariftsyam.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ariftsyam.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ariftsyam.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ariftsyam.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ariftsyam.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ariftsyam.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ariftsyam.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ariftsyam.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ariftsyam.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ariftsyam.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ariftsyam.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariftsyam.wordpress.com&blog=1746950&post=12&subd=ariftsyam&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ariftsyam.wordpress.com/2006/06/09/andai-sepak-bola-itu-agama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/71039e3b7445bac170a1b4d2b2265dfc?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">rif</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://photos1.blogger.com/blogger/3338/1519/320/world%20cup.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://photos1.blogger.com/blogger/3338/1519/320/money.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>The Pool Bar: Political Correctness 1, Brain Activity 0#links</title>
		<link>http://ariftsyam.wordpress.com/2006/06/08/the-pool-bar-political-correctness-1-brain-activity-0links/</link>
		<comments>http://ariftsyam.wordpress.com/2006/06/08/the-pool-bar-political-correctness-1-brain-activity-0links/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Jun 2006 10:46:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ariftsyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Politics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ariftsyam.wordpress.com/2006/06/08/the-pool-bar-political-correctness-1-brain-activity-0links/</guid>
		<description><![CDATA[The Pool Bar: Political Correctness 1, Brain Activity 0#links
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariftsyam.wordpress.com&blog=1746950&post=11&subd=ariftsyam&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://thepoolbar.blogspot.com/2006/06/political-correctness-1-brain-activity.html#links">The Pool Bar: Political Correctness 1, Brain Activity 0#links</a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ariftsyam.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ariftsyam.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ariftsyam.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ariftsyam.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ariftsyam.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ariftsyam.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ariftsyam.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ariftsyam.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ariftsyam.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ariftsyam.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ariftsyam.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ariftsyam.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariftsyam.wordpress.com&blog=1746950&post=11&subd=ariftsyam&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ariftsyam.wordpress.com/2006/06/08/the-pool-bar-political-correctness-1-brain-activity-0links/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/71039e3b7445bac170a1b4d2b2265dfc?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">rif</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berbagai Gaya Anakku : Fathan</title>
		<link>http://ariftsyam.wordpress.com/2006/05/19/berbagai-gaya-anakku-fathan/</link>
		<comments>http://ariftsyam.wordpress.com/2006/05/19/berbagai-gaya-anakku-fathan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 May 2006 03:52:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ariftsyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kids]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ariftsyam.wordpress.com/2006/05/19/berbagai-gaya-anakku-fathan/</guid>
		<description><![CDATA[


       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariftsyam.wordpress.com&blog=1746950&post=10&subd=ariftsyam&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://photos1.blogger.com/blogger/3338/1519/1600/smile%20of%20the%20year.jpg"><img src="http://photos1.blogger.com/blogger/3338/1519/320/smile%20of%20the%20year.jpg" style="display:block;text-align:center;margin:0 auto 10px;" border="0" /></a><br />
<a href="http://photos1.blogger.com/blogger/3338/1519/1600/nyengir-2.jpg"><img src="http://photos1.blogger.com/blogger/3338/1519/320/nyengir-2.jpg" style="float:right;margin:0 0 10px 10px;" border="0" /></a><br />
<a href="http://photos1.blogger.com/blogger/3338/1519/1600/jebleh.jpg"><img src="http://photos1.blogger.com/blogger/3338/1519/320/jebleh.jpg" style="float:left;margin:0 10px 10px 0;" border="0" /></a></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ariftsyam.wordpress.com/10/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ariftsyam.wordpress.com/10/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ariftsyam.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ariftsyam.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ariftsyam.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ariftsyam.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ariftsyam.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ariftsyam.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ariftsyam.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ariftsyam.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ariftsyam.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ariftsyam.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariftsyam.wordpress.com&blog=1746950&post=10&subd=ariftsyam&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ariftsyam.wordpress.com/2006/05/19/berbagai-gaya-anakku-fathan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/71039e3b7445bac170a1b4d2b2265dfc?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">rif</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://photos1.blogger.com/blogger/3338/1519/320/smile%20of%20the%20year.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://photos1.blogger.com/blogger/3338/1519/320/nyengir-2.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://photos1.blogger.com/blogger/3338/1519/320/jebleh.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>PAY</title>
		<link>http://ariftsyam.wordpress.com/2006/05/03/pay/</link>
		<comments>http://ariftsyam.wordpress.com/2006/05/03/pay/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 May 2006 07:19:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ariftsyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Music]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ariftsyam.wordpress.com/2006/05/03/pay/</guid>
		<description><![CDATA[
Selasa malam, 2 Mei 2006, tepat pukul 20.30, sekelompok anak muda naik sebuah panggung mini berukuran sedang dan tingginya juga hanya 30 cm. Masing-masing anak muda yang berjumlah tiga orang itu langsung ambil peralatan musik yang mereka kuasai. Satu ke drum set, satu ke gitar dan yang lainnya ke gitar bas.
Seorang vokalis, masih mudah juga, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariftsyam.wordpress.com&blog=1746950&post=9&subd=ariftsyam&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://photos1.blogger.com/blogger/3338/1519/1600/pay.jpg"><img src="http://photos1.blogger.com/blogger/3338/1519/320/pay.jpg" style="float:left;margin:0 10px 10px 0;" border="0" /></a><br />
Selasa malam, 2 Mei 2006, tepat pukul 20.30, sekelompok anak muda naik sebuah panggung mini berukuran sedang dan tingginya juga hanya 30 cm. Masing-masing anak muda yang berjumlah tiga orang itu langsung ambil peralatan musik yang mereka kuasai. Satu ke drum set, satu ke gitar dan yang lainnya ke gitar bas.<br />
Seorang vokalis, masih mudah juga, pun didaulat untuk naik menyumbangkan suara emasnya. Sebuah lagu  meluncur dengan harmonis bersama nada-nada yang keluar dari peralatan musik.<br />
Selasa malam itu, di sebuah kawasan perumahan biasa &#8211; daerah Cempaka Putih, memang sedang berlangsung sebuah perhelatan kejutan untuk yang punya rumah yang sedang jarig/ultah ke-36. Sebuah panggung mini dan tenda cukup luas untuk menampung sekitar 50-an orang terpasang sejak siang tanpa diketahui si empunya rumah (karena kabarnya siang itu ia diajak jalan-jalan keluar rumah oleh istrinya).<br />
Pay, si empunya rumah dan yang sedang jarig memang terkejut dengan acara ini. Ia tak menyangka ada acara yang dikemas sendiri oleh anak-anak asuhnya (katakanlah begitu untuk menyebut anak-anak muda yang memang sedang digodok oleh Pay dalam hal bermusik dan menelurkan album demi album di studio musiknya).<br />
Pay sendiri memang pantas untuk menerima pesta kejutan itu. Karena, seperti kata salah-seorang anak mudah asuhannya dengan lantang di atas panggung mini ketika diminta komentarnya tentang Pay, &#8220;Kalau ada pemilihan musisi yang berpengaruh dalam musik di Indonesia, saya akan pilih Bang Pay!&#8221;<br />
Pay, memang bukan tokoh musik Indonesia kemaren sore. Ia, bisa dibilang yang memberi warna pada Slank ketika ia masih bergabung dengan kelompok musik legendaris itu beberapa tahun lalu. Ia juga masih memberi warna pada peta musik Indonesia ketika membentuk kelompok musik sendiri dengan nama BIP dan membantu musisi-musisi lain dalam menggarap lagu-lagu mereka serta membina grup-grup musik anak muda.<br />
Yang menarik bagi aku adalah hubungan guru dan murid antara Pay dengan para anak asuhnya yang berjumlah lebih dari 15 grup musik dan penyanyi solo anak muda yang tergabung dalam komunitas Vacuum Noise itu.<br />
Kenapa tertarik hubungan guru dan murid? Selain karena ini adalah komunitas grup musik pertama di Indonesia (yang terbentuk bukan oleh gurunya tapi inisiatif oleh para murid-muridnya), mungkin, yang bisa dibilang cukup solid, juga karena ini adalah bulan Mei yang selalu identik dengan dunia pendidikan bagi bangsa ini.<br />
Kalau sudah bicara dunia pendidikan di negeri ini, khususnya hubungan antara guru dan murid, pasti akan banyak sisi menarik. Namun, aku hanya ingin mengomentari tentang betapa indahnya hidup Pay saat ini sebagai seorang &#8216;guru&#8217;.<br />
Bagaimana tidak? Ia yang masih muda dan masih aktif bermusik tapi sudah mampu menelorkan grup-grup musik berpotensi di negeri ini. Bahkan, beberapa di antaranya sudah bisa dibilang sedang menapaki tangga kesuksesan, seperti Sandy.<br />
Ini artinya Pay masih akan lebih lama lagi menikmati rasa hormat dari para muridnya itu. Rasa hormat yang aku yakin akan berkembang terus pada saat anak-anak asuhnya ini mendaki puncak-puncak kesuksesan. Ah &#8230; indahnya<br />
Apalagi Pay sendiri tetap berpenampilan apa adanya. Bukan penampilan seorang guru yang harus berwibawa atau menjaga jarak di hadapan murid-muridnya. Ia, seperti diakui para anak-anak asuhnya itu saat bertestimoni dan mengucapkan selamat ultah di panggung malam itu, adalah sahabat, teman, orangtua dan rekan kerja bagi para anak muda itu.<br />
Tambahan lagi, Dewiq, istrinya belakangan juga ikut berkiprah sebagai penyanyi sekaligus penulis lagu yang produktif. Beberapa lagunya dipakai penyanyi tenar di Tanah Air, seperti Agnes Moniqa dan Iwan Fals. Makin lengkaplah sosokmu, Pay!<br />
Tak heran kalau sosok Pay juga sangat dihormati di kalangan musisi sejawatnya. Vokalis Padi, Fadli, serta wartawan musik senior, Remmy, pun rela meluangkan waktu mereka untuk datang ke perhelatan malam itu. Bahkan, Fadly tak segan-segan ikut naik panggung menyumbangkan suara khasnya.<br />
Konon Fadly merupakan satu dari sekian banyak musisi di negeri ini yang merasakan &#8216;betuah&#8217;*-nya tangan dingin Pay dalam menggarap calon bintang. Opick yang kini namanya sedang meroket juga tak lepas dari campur tangan Pay. Begitulah yang aku dengar.<br />
Benar tidaknya cerita-cerita itu aku tak terlalu peduli, yang jelas malam itu telah membuktikan bahwa Pay memang layak mendapatkan penghormatan sebagai tokoh musik berpengaruh di Republik ini.<br />
Happy Birthday, Pay!</p>
<p>*betuah (bhs melayu) = kekuatan tak terlihat yang ampuh</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ariftsyam.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ariftsyam.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ariftsyam.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ariftsyam.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ariftsyam.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ariftsyam.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ariftsyam.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ariftsyam.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ariftsyam.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ariftsyam.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ariftsyam.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ariftsyam.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ariftsyam.wordpress.com&blog=1746950&post=9&subd=ariftsyam&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ariftsyam.wordpress.com/2006/05/03/pay/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/71039e3b7445bac170a1b4d2b2265dfc?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">rif</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://photos1.blogger.com/blogger/3338/1519/320/pay.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>